28.4 C
Jakarta
Sunday, October 2, 2022
spot_img

Metode Pengolahan Air Limbah Terbaik (Contoh dan Manfaat)

pengolahan air limbah

Pengolahan air limbah sangat penting agar lingkungan tidak tercemar. Tentunya dengan cara pengolahan air limbah yang tepat dan bermanfaat.

Masalah limbah merupakan salah satu yang belum terpecahkan saat ini, bahkan tahun 2020 saja untuk limbah berbentuk sampah saja Indonesia menghasilkan 64 juta ton.

Belum lagi limbah lainnya, dimana jika tidak mendapat pengolahan air limbah yang tepat akan buruk akibatnya.

Air limbah yaitu air yang berasal dari sisa berbagai kegiatan baik itu dari rumah tangga, industri, maupun lokasi umum lainnya.

Ada yang langsung didaur ulang, namun ada juga yang dibuang langsung ke lingkungan sekitar yang pastinya bersifat merusak.

Jenis Pengolahan Air Limbah

Berbagai pengolahan air limbah sangat dibutuhkan, terutama untuk meminimalisir kandungan berbahaya di dalamnya.

Biasanya air limbah tersebut, mengandung Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang kadarnya di atas rata-rata air bersih.

Salah satu indikatornya adalah, Biological Oxygen Demand (BOD) yang perlu dikurangi dengan proses pengolahan yang tepat. Beberapa cara pengolahan yang bisa dilakukan adalah:

1. Pengolahan Kimia

Yaitu pengolahan yang dilakukan untuk meminimalisir kandungan polutan anorganik, sehingga kandungan limbah jadi lebih memungkinkan untuk digunakan kembali. Sistem yang digunakan untuk cara ini adalah Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Proses kimia melakukan beberapa perbaikan pada limbah yaitu memisahkan lumpur, meminimalisir konsentrasi dari lemak dan juga minyak. Kemudian, proses pemisahan padatan yang tak bisa larut dalam air.

Selain itu, juga berkontribusi dalam memaksimalkan efisiensi filtrasi, flotasi, dan tentunya melakukan oksidasi dari racun yang dikandung air limbah tersebut.

2. Pengolahan Fisika

Beda lagi dengan pengolahan air limbah fisika, yang menggunakan berbagai teori dan alat berdasarkan ilmu fisika seperti filter, screen, sieves.

Pada cara ini dilakukan pemisahan bahan di dalam limbah, dengan memanfaatkan gaya gravitasi. Dengan begitu, maka minyak dan sedimentasi bisa terpisah dari bagian air lainnya.

3. Pengolahan Biologis

Proses ini, melibatkan mikroorganisme untuk memindahkan bahan bersifat polutan. Dengan mengharapkan proses penguraian bahan berbahaya secara biologis, bisa membuat air menjadi lebih bersih dan tidak mencemari lingkungan ketika harus dibuang.

Beberapa proses biologis dimanfaatkan dalam pengolahan limbah, di antaranya nitrifikasi untuk meminimalisir kadar bahaya dari zat organik.

Pada proses biologis dilibatkan senyawa seperti Nitrogen yang sudah melalui proses oksidasi.

Contoh Cara Pengolahan Air Limbah Sederhana

Contoh Cara Pengolahan Air Limbah Sederhana

Secara sederhana, ada beberapa cara pengolahan air dari limbah yang bisa dilakukan. Baik itu untuk air limbah rumah tangga hingga industri, bahkan Anda juga bisa melakukannya sendiri.

1. Irigasi

Yaitu mengalirkan limbah melalui saluran air galian yang terbuka, sehingga air limbah merembes ke dalam tanah melalui dinding dan bagian dasar galian.

Untuk limbah yang masih bisa ditolerir kandungannya, bisa dimanfaatkan untuk irigasi sawah dan ladang.

Selain itu, irigasi menggunakan limbah ini juga aman untuk pemupukan berbagai jenis tanaman pertanian dan perkebunan.

Misalnya, air limbah peternakan yang dialirkan untuk persawahan. Dimana kandungannya masih baik untuk pupuk alami.

2. Kolam Oksidasi

Dalam melakukan cara pengolahan air limbah ini, dibutuhkan ganggang, sinar matahari, oksigen dan bakteri khusus yang akan melakukan proses membersihkan air limbah dengan cara alami. Prosesnya adalah:

  • Ganggang dimasukkan ke dalam air limbah, kemudian dia akan menjalani proses fotosintesis yang melibatkan cahaya matahari. Alhasil, ganggang akan tumbuh subur pada kawasan limbah tersebut.
  • Ketika proses fotosintesis terjadi, ada beberapa zat yang dibentuk, di antaranya H2O, CO2, O2. Khusus untuk oksigen, akan dimanfaatkan kembali oleh bakteri jenis aerobik untuk melakukan proses yang disebut dekomposisi.

Dimana nantinya zat organik di dalam air tersebut, akan terpisah dengan zat berbahaya, kemudian terjadi pula proses pengendapan.

  • Dilakukan pengujian kadar BOD, jika sudah aman maka limbah sudah bisa dialirkan ke sumber air yang lebih besar seperti danau, sungai, dan sejenisnya.

3. Pengenceran

Beda lagi dengan proses pengolahan air limbah ini, yang membutuhkan bahan untuk mengencerkan air limbah menjadi konsentrasi lebih rendah, kemudian baru dibuang melalui aliran air.

Tapi, untuk cara ini memang sangat riskan dilakukan dengan kepadatan penduduk yang makin tinggi. Makanya kurang disarankan, efeknya bisa menyebabkan pendangkalan pada berbagai jenis aliran air karena pengendapan zat selama proses pengaliran air tersebut.

Akibat dari proses tersebut, membuat berbagai kawasan rentan banjir akibat saluran air yang sudah menjadi dangkal.

Baca Juga:

3 Jenis Air Limbah yang Masih Dapat Diolah

3 Jenis Air Limbah yang Masih Dapat Diolah

Ada tiga jenis air limbah berdasarkan sumbernya. Masing-masing bisa dikategorikan layak pakai, ketika sudah melalui proses pengolahan air dari limbah domestik atau sesuai jenis limbahnya.

1. Limbah Industri

Disebut juga dengan industrial wastes water, yang merupakan limbah dari industri sebagai akibat dari proses produksi yang dilakukan. Banyak kandungan zat di dalam limbah jenis ini, dimana kadarnya yang tinggi menjadikan air masuk kategori limbah berbahaya.

Contohnya, amoniak, nitrogen, lemak, mineral, sulfida, logam berat, dan lainnya. Makanya, jenis limbah ini tergolong sulit untuk diolah kembali karena dampak buruknya terhadap lingkungan sangat tinggi.

2. Limbah Rumah Tangga

Yaitu limbah yang dihasilkan dari aktivitas rumah tangga, mulai dari air bekas mencuci, memasak hingga limbah manusia. Tapi, kandungannya lebih banyak zat organik yang mudah terurai.

Dengan begitu, untuk melakukan pengolahan air dari limbah rumah tangga akan lebih mudah, bisa menggunakan cara kimia, biologi, maupun fisika.

Hasilnya juga masih bisa dimanfaatkan, salah satunya sebagai pupuk yang digunakan untuk menyuburkan tanaman pertanian maupun perkebunan.

3. Limbah Kotapraja

Beda lagi dengan jenis yang satu ini, yang disebut municipal wastes water. Asalnya dari kawasan umum seperti tempat ibadah, kantor, hotel, restoran, dan masih banyak lagi.

Kandungannya, masih tergolong aman karena hampir sama dengan limbah rumah tangga. Pengolahan air limbah juga lebih mudah dilakukan, karena efek sampingnya tidak akan terlalu membahayakan.

Peran Anda Dalam Pengolahan Limbah

Peran Anda Dalam Pengolahan Limbah

Sebagai warga negara yang baik, sudah sepantasnya Anda mengambil peran untuk ikut melakukan pengolahan limbah personal maupun kelompok dengan cara tepat. Paling tidak, menggunakan prinsip 6R berikut ini untuk jenis limbah secara umum:

1. Reduce

Kurangi kegiatan Anda yang bisa menghasilkan limbah, misalnya sampah yang masih bisa digunakan jangan dibuang menjadi tumpukan bahan yang bisa menyebabkan pencemaran lingkungan.

2. Reuse

Memanfaatkan ulang air limbah dengan cara yang tepat adalah peranan yang sangat penting. Anda bisa mulai dari lingkungan sekitar terlebih dahulu.

3. Replace

Yaitu menggunakan bahan yang tidak akan menghasilkan air limbah berbahaya, misalnya menggunakan kertas sebagai alat untuk membungkus makanan ketimbang menggunakan plastik.

4. Recycle

Pengolahan kembali air limbah, misalnya dijadikan pupuk kompos setelah melalui proses penyaringan dan pemberian mikroorganisme pengurai dalam proses pengolahan biologis.

5. Repair

Meminimalisir kerusakan bahan dan barang yang bisa menjadi air limbah, misalnya barang yang terbuat dari plastik dan tidak akan terurai sempurna walaupun menggunakan berbagai proses pengolahan limbah.

6. Refill

Yaitu melakukan pengisian kembali produk bekas yang bisa saja menjadi limbah karena sulit dihancurkan bahkan ketika sudah dijadikan limbah cair. Misalnya, mulai mengisi ulang botol minyak goreng dengan membeli minyak kemasan refill.

Kesimpulan Pengolahan Air Limbah

Dengan mengetahui banyak hal tentang pengolahan air limbah, maka Anda akan lebih waspada dalam melakukan kegiatan dengan potensi limbah besar. Mulailah dari sekarang, selamatkan bumi dari limbah yang berbahaya.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

0FansLike
3,508FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles